0

Pubertas & Masalahnya

Perkembangan pubertas saat ini bisa datang lebih dini pada seorang anak.Disinyalir walau belum lama masuk sekolah dasar, pada kisaran usia 8 tahun, seorang anak sudah bisa mengalami gejolak pubertas.
Itu sebabnya pendidikan seksual harusnya sudah mulai diperkenalkan orang tua maupun tenaga pendidik sejak dini kepada anak.
Bahkan, ujar psikolog Irna Minauli, bila perlu sudah dimasukkan dalam kurikulum pendidikan Sekolah Dasar.
Hal itu dikatakan Irna saat ditanya mengenai perlu tidaknya pendidikan seks dimasukkan dalam kurikulum Sekolah Dasar, Kamis (29/11).
“Kalau dulu, anak-anak mendapatkan pendidikan seksual di sekolah ketika menginjak SMP atau menjelang dewasa lewat mata pelajaran biologi yakni reproduksi,” kata Irna.
Kondisi ini, katanya, dianggap wajar karena anak-anak dulu mengalami menstruasi saat berusia 15 tahun. Namun, lanjutnya, sekarang anak-anak berusia delapan tahun juga sudah ada yang mengalami menstruasi.
Karena itu, pendidikan seksual sudah bisa diajarkan sejak kelas V dan VI SD agar mereka siap menghadapi perubahan dalam dirinya.
Selama ini, banyak orangtua beranggapan pemberian informasi seksual menimbulkan keingintahuan anak yang tinggi dan mengarah pada eksperimen untuk melakukan hubungan seksual.
“Sebenarnya kekhawatiran itu tidak benar. Karena survei membuktikan bahwa pendidikan seks tidak meningkatkan aktivitas seksual. Beberapa penelitian juga menunjukkan penurunan aktivitas seksual dan meningkatkan tingkat penggunaan kondom atau alat kontrasepsi lain,” katanya.
Pendidikan seksual, ujarnya, bisa juga diintegrasikan dengan pendidikan karakter, atau jika perlu, sekolah mengundang dokter atau bidan untuk memberikan pengetahuan seksual kepada anak dengan menggunakan alat peraga.
“Jadi metode pembelajarannya lebih ke arah yang sifatnya tidak langsung dalam memberikan penjelasan. Sehingga anak akan lebih paham apa yang akan terjadi pada dirinya dan menjadi lebih hati-hati,” katanya. (Antara/sae

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasi Telah Berkunjung..

Diberdayakan oleh Blogger.
Comments
Comments